Gerak Benda Langit


PERGERAKAN MATAHARI
a.       Rotasi
Apabila sekelompok noda-noda matahari itu disebelah pinggir kanan bulatan matahari itu, maka kira-kira 2 minggu kemudian kelihatan noda-noda itu dipinggir sebelah kiri. Menandakannya kepada kita bahwa matahari itu berputar pada sumbunya. Lamanya matahari berputar  mengelilingi sumbunya ialah 25 seperempat hari.
b.      Bergerak diantara gugusan-gugusan bintang.
selain berputar mengelilingi sumbunya, matahari itu bergerak pula diantara gugusan-gugusan bintang dengan kecepatan 20 km/dtk. Pergerakan itu menuju suatu titik yang dinamai apex. Apex itu ialah suatu titik bola langit yang ascenciorecta sama dengan 270⁰ dan deklinasinya +30⁰. Karena disamping pergerakan menuju apex itu, matahari pun diedari pula oleh bumi, maka terjadilah jalan peredaran bumi terhadap bintang-bintang, yang berbentuk spiral. Bentuk spiral itu dalam setahun terlukis dari B1 dan B2
.[1]

GERAK BULAN
Bulan adalah satu-satunya benda langit pengikut bumi berdiameter 3480 km. Bulan beredar mengelilingi bumi pada jarak rata-rata 384.421 km. Sebagaimana bumi, bulan juga mempunyai dua gerak yang penting, yaitu rotasi bulan dan revolusi bulan.
a.       Rotasi bulan
Rotasi bulan adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Satu kali berotasi memakan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Akibatnya permukaan bulan yang menghadap ke bumi relatif tepat. Adanya sedikit perubahan permukaan bulan yang menghadap ke bumi juga diakibatkan adanya gerak angguk bulan pada porosnya. Hanya saja gerak angguk bulan ini kecil sekali sehingga dapat diabaikan.
b.      Revolusi bulan
Revolusi bulan adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur. Satu kali penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43 menit 12 detik. Peride waktu in disebut 1 bulan sideris atau syahrun nujumi.
Revolusi bulan ini dijadikan perhitungan bulan qamariah, tetapi waktu yang dipergunakannya bukan waktu sideris, melainkan waktu yang sinodis atau syahrul iqtiromi yang lama rata-ratanya adalah 29 hari 12 jam 44 menit 2,8 detik. [2]
Gerak dan peredaran bumi
Ada beberapa gerak dan peredaran  bumi yang penting untuk diketahui, yaitu:
1.      Rotasi Bumi
Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya dari arah barat ke timur dengan kecepatan rata-rata 108 ribu km perjam. Satu kali putaran penuh selama sekitar 24 jam, sehingga gerak ini dinamakan gerak harian. Akibat dari rotasi ini antara lain adalah adanya perbedaan waktu dan pergantian siang dan malam dimuka bumi. Permukaan bumi yang menghadap matahari adalah siang. Sedangkan permukaan bumi yang membelakanginya adalah malam.
Arah rotasi dari barat ke timur juga mengakibatkan terlihatnya benda-benda langit bergerak dari timur ke barat sejajar dengan equator serta tempat-tempat dibumi yang lebih timur akan mengalami wakru lebih dulu dari pada tempat-tempat disebelah baratnya. Perbedaan waktu tersebut adalah sebesar 1 jam untuk setiap perbedaan 15 derajat bujur, atau 4 menit untuk setiap 1 derajat bujur. Perhitungan ini diperoleh dari waktu yang diperlukan untuk satu kali putaran penuh (360 derajat) selama 24 jam.
Dalam kaitannya dengan awal bulan qamariyah, maka waktu terbenam matahari pada hari ke 29 merupakan saat yang sangat penting, sebab pada saat itulah observasi hilal (rukyah) dilakukan dan sejak saat itu pula awal bulan qamariyah mungkin dapat dimulai.
2.      Revolusi Bumi
Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari dari arah barat ke timur dengan kecepatan sekitar 30 km per detik. Satu kali putaran penuh (360 derajat) memerlukan waktu 365,2425 hari, sehingga gerak bumi itu disebut Gerak tahunan. Kemudian bumi terus berjalan dengan posisi matahari masih diutara equator serta harga deklinasi matahari masihpositif (+) namun semakin mengecil hingga sampai tanggal 23 september, yakni posisi matahari tepat di equator lagi, sehingga harga deklinasi matahari = 0 derajat.
3.      Gerak Presesi
Kemiringan sumbu bumi terhadap ekliptika kiranya perlu diperhatikan pula, karena kemiringannya itu tidak tetap melainkan berubah-ubah mirip perubahan sumbu gasing (gangsing). Perubahan iti mengakibatkan adanya gerak goyang pada bumi sebesar 50,24” pertahun yang disebut presesi atau dahriyah atau mubadaratul I’tidalain. Gerak presesi ini ke arah yang berlawanan dengan arah rotasi bumi, yakni ke arah barat kalau dilihat dari kutub utara langit, dan akan kembali ke posisi semila dalam jangka waktu sekitar 25.796 tahun.
4.      Gerak Nutasi
Gerak nutasi adalah gerak gelombang dalam gerak presesi. Jadi gerak presesi itu tidak lurus, melainkan bergelombang yang memebentuk lingkaran kecil. Gerak nutasi membentuk satu lingkaran kecil penuh (360 derajat) memerlukan waktu sekitar 18,66 tahun, sehingga gerak nutasi sebesar 00003'10.15" perhari.
5.      Gerak Apsiden
Gerak apsiden adalah gerak titik aphelium dan perehelium bergeser dari arah timur ke barat. Pergeseran titik aphelium dan perehelium ini menempuh sekali putaran (3600) selama sekitar 21.000 tahun, sehingga gerak ini sebesar 0.17" perhari.






[1] Drs. P. Simamora, Ilmu Falak Kosmografi, jakarta:C.V pedjuang Bangsa,1985. Hal 44-45

[2] Muhyiddin khazin, Ilmu Falak, Yogyakarta: Buana Pustaka. Hal 131-132

1 comment:

Powered by Blogger.