Laksa Mistis Bulan

Ketika aku mendengar para pecinta ilmu falak bertadabur,
Ketika rumus dan angka yang berkisar dalam laksa tak terhingga,
Ketika otak dan casio untuk menambah, membagi, dan mengukur,
Semakin cepat, semakin tak terhitung,
Semakin lelah dan tak terumuskan,
Kaki melangkah keluar dengan hitungan masih menggantung di langit,
Dalam mistis ketenangan udara malam,
Dari waktu ke waktu,

Hanya menatap dalam keheningan kesempurnaan bintang-bintang

No comments

Powered by Blogger.